Menulis Itu Gampang

Menulis-Sumbangan-Pemikiran-Untuk-Perusahaan-dan-Penghasilan-Sampingan-Tanpa-Mengganggu-Jam-Kerja

Gambar diambil dari Google

Menulis itu gampang.  Demikian salah satu judul materi yang kami dapat dalam training jurnalistik dan kehumasan kemarin.  Setelah dua hari mengikuti materi, sesi ini yang paling menarik.  Ini jelas pendapat pribadi, hehe….

Semua orang tentu punya selera yang berbeda.  Bagiku semua narasumber punya keunikan masing-masing.  Tapi narasumber terakhir ini sungguh mampu menyihir.  Membuat audience mengabaikan berbagai hal yang mengganggu dan fokus pada apa yang beliau sampaikan.  Wartawan kawakan ini mengkomunikasikan materinya dengan baik.  Sejak awal sampai akhir kami dilibatkan secara aktif.  Suasana nyaman itulah yang membuat kami melebur dalam materi penulisan berita.

Saat jam istirahat pun aku memilih

tak pulang.  Sengaja memanfaatkan waktu itu untuk menggali ilmu lebih dalam.  Aku dan teman baruku, Ade, tak melewatkan kesempatan saat beliau menghampiri kami.  Aula lengang!  Hanya ada beberapa panitia, narasumber dan asisten, lalu kami, dua peserta yang memilih istirahat ditempat.

“Sudah selesai?”, sapa beliau ramah saat melihat kami mendiskusikan tulisan.  Dan dialog pun dimulai.  Tentang aktivitas menulis dan cara berpartisipasi di media cetak beliau.  Cerita tentang anak-anak usia sekolah dasar yang aktif mengisi salah satu rubrik membuatku malu.  Mereka telah mengasah kemampuan bertutur lewat tulisan sejak dini.  Jadi, yang segera menjadi tenaga humas apalagi dong?  Hehe….

Tawaran-tawaran berikutnya membuatku tak mampu menahan senyum bahagia.  Sebuah rencana yang sempat mengendap karena berbagai keterbatasan seolah menemukan titik terang.  Sepertinya aku bisa segera memulai rencana itu dengan bantuan beliau.  Alhamdulillah….

Bahagia rasanya saat memandangi mini proposalku akhirnya berguna.  Semoga saja atasan muda yang idealis terus mendukung dan memfasilitasi dialog dengan para tetua.  Maklumlah, beda generasi beda sudut pandang!  Tapi bertemu dengan atasan visioner, tentu melecut motivasi.  Jadilah aku tertarik berkolaborasi.  Kami muda, belum tentu tak bijaksana kan?  Halah, apaan sih?  Hehe….^_*

Semangat menulis, menggali ide, berkreasi dan berinovasi pun muncul.  Senangnya berdialog dengan orang-orang hebat itu!  Banyak pelajaran yang bisa dibawa pulang.  Bekal meningkatkan kapasitas diri yang mungkin berguna dalam tugas.  Mungkin perlu waktu lebih banyak untuk memahami tugas baruku.  Tapi setidaknya, sebuah gambaran mulai terhampar di depan mata!

Kemampuan menulis itu harus selalu diasah.  Pernyataan ini paling bikin makjleb dan datang dari setiap narasumber.  Teringat dengan nasib blogku yang dianggurkan selama ini.  Fiuh…jadi malu!  Narasumber yang notabene para redaktur koran itu tetap mewajibkan diri membuat beberapa tulisan setiap minggu.  Kewajiban menulis yang datang dari sebuah kesadaran.  Keahlian itu bukan didapat dari bakat saja tapi hasil latihan yang konsisten.

Narasumber favoritku menutup dengan pernyataan manis bahwa menulis tak perlu banyak teori.  Cukup tuliskan saja seperti kamu menuturkan kisah ketika mengalami sebuah peristiwa.  Dan disinilah aku!  Posting blog lagi…^_*

 

*Ditulis setelah mengikuti training jurnalistik dan kehumasan…^_^

4 thoughts on “Menulis Itu Gampang

    • shabrina berkata:

      Hmmm…itu sih aku bingits, hehe… Apalagi di masa-masa sibuk, kadang banyak juga tulisan yang nggak selesai. Tapi kalau sudah begitu, biasanya aku suka mengingat lagi motivasi awal kenapa harus menulis! Karena suka, ingin berbagai, dakwah! Perasaan saat pertama kali memutuskan menulis itu berbunganya seperti menemukan cinta pertama. Dan itu tuh yang akhirnya mengembalikan semangat menulis yang turun…^_*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s