Antara Niat dan Amal

aksireaksiBeberapa waktu lalu, seorang teman dunia maya mengirim email padaku. Isinya meminta izin untuk repost tulisanku di websitenya. Aku sih merasa senang saja dengan permintaan itu. Bagiku, semakin banyak yang membaca semakin baik. Tapi kemudian dia bertanya, apakah aku seorang penulis?

Aku tersenyum-senyum sendiri membacanya. Saat ini jelas bukan. Meskipun sebenarnya dalam hati yang paling dalam (Jiah, bahasanya…hehe…^_^V), niatan untuk menjadi penulis selalu ada. Dua aktivitas yang hingga saat ini tak pernah kutinggalkan adalah membaca dan menulis. Aku masih sering “kalap” membeli buku & melahap kata demi katanya. Aku juga masih setia berteman dengan laptop dan mengetikkan tiap ide yang melintas di kepala. Hanya saja, sampai saat ini belum satu tulisan pun yang mungkin layak dipublikasikan ke hadapan khalayak. Kalau tulisan ecek-ecek sih banyak, kayak gini nih…. Iya, yang ini…yang kamu baca, hehe….

Jadi aku menjawab,

“Mimpinya sih begitu, Mas. Semoga ada jalannya”. Tanggapan beliau justru di luar dugaan. Kalimat terakhirnya bikin jleb bingits. “Terus kenapa nggak dicoba aja? Kalau keinginan tanpa usaha, ya berarti sama aja nggak ada keinginan, hehe…”.

Aku pun tertawa sendiri. Ya, beliau benar sekali! Jika memang ada niatan, harusnya ya diikuti dengan usaha optimal. Jadi, niat saja memang tidak cukup! Kalimat ini memang paling pas untuk menggambarkan “niat baikku” selama ini dalam menulis. Padahal beberapa bulan lalu sudah melakukan renovasi di rumah maya ini biar makin semangat menelurkan tulisan, hehe….

Pucuk dicinta ulam tiba, beberapa waktu lalu dipertemukan dengan komunitas Blogger Muslimah di jejaring sosial. Dengan mupeng, aku pun langsung minta bergabung, hehe…. Program blog walking rame-ramenya menarik perhatianku. Terlebih, penghuninya rata-rata blogger yang memang sudah lama malang-melintang di dunia perblog-an. Rata-rata bahkan sudah menerbitkan isi blognya menjadi buku. Ih, ngiri bingits deh…^_^

Ingin rasanya, segera menyusul juga. Apalah daya, tulisanku masih begini-begini saja kualitasnya. Kuantitasnya bahkan lebih parah, mengikuti mood dan waktu luang. Semoga setelah bergabung di komunitas ini jadi termotivasi lagi.

Seorang penulis cenderung memiliki usia panjang melampaui usia biologisnya. Karyanya yang terus hidup dari masa ke masa dan memberi kemanfaatan bagi umat, akan menjadi salah satu amal terbaik yang dihimpun ke hadapan Penciptanya kelak. Nah, di situlah menariknya menulis. Terutama menuliskan Islam bagi peradaban.

*Ditulis setelah beberapa hari bergabung dengan Komunitas Blogger Muslimah dengan harapan istiqomah dalam menulis…^_*

4 thoughts on “Antara Niat dan Amal

  1. shabrina berkata:

    Alhamdulillah, ada yang mampir di sini…☺

    Ternyata bergabung dengan komunitas blogger muslimah itu, banyak hikmahnya ya? Terutama punya banyak teman baru buat ngobrolin tentang blog dan tulisan, hehe…

    Salam kenal, mba…😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s